[Ficlet] Two Cups of Latte

tumblr_nabifhbtxz1r1hfkfo1_500

by kateejung

Rosé & Junhoe ; Slice of Life


Menuntaskan senja di kafe dekat rumah memang menjadi rutinitas bagi Chaeyoung sejak ia memasuki dunia perkuliahan. Katanya mengerjakan essay sambil mencari tebengan wi-fi ketika ditanya mengapa ia begitu rajin menjalani rutinitasnya itu.

Kafe yang didesain minimalis itu tidak terlalu ramai saat Chaeyoung masuk melalui pintu utama. Setelah memastikan spot yang biasa ia pakai untuk menghabiskan waktu tidak ditempati oleh pengunjung, ia melanjutkan langkah kakinya yang sempat tertunda menuju kasir. Seorang barista yang Chaeyoung pikir umurnya setara dengannya menyambut gadis itu dengan ramah, khas seorang barista pada umumnya.

“Kamu baru ya di sini?” tanya Chaeyoung pada lelaki si depannya itu. Selama Chaeyoung mengunjungi kafe tersebut, ia tidak pernah menjumpai sosok yang berada di depannya saat ini. Barista itu mengangguk. Chaeyoung mengikuti.

Ehm, latte-nya satu ya, ditambah dua potong strawberry cheesecake juga satu potong banana cake.” Chaeyoung menuntaskan pesanannya sore itu dengan seulas senyum. Setelah membayar bagiannya, ia beranjak ke spot favoritnya di kafe itu dengan membawa satu piring kecil berisi dua potong cheesecake. Kata barista baru tadi, banana cake juga latte-nya akan menyusul tak lama lagi. Selalu seperti itu dan Chaeyoung tidak mengeluh sama sekali.

Baru saja gadis itu akan duduk di tempatnya, ia melihat sebuah motor merah terparkir dengan rapi di depan kafe. Sebuah lengkungan seperti bulan sabit terbentuk begitu saja di wajah manis Chaeyoung.

Rupanya dia telah datang, pikir Chaeyoung. Segera gadis itu duduk di tempatnya dan diam-diam menolehkan kepalanya ke meja yang terletak di sebelah kirinya. Meja itu masih kosong. “Mungkin dia sedang memesan di depan,” ucap Chaeyoung pelan.

Tak lama pesanan Chaeyoung datang, disertai dengan kehadiran sesosok lelaki berambut pekat yang mempunyai sorot mata yang tajam. Lelaki itu duduk di meja tepat di samping kiri tempat Chaeyoung duduk, sambil membawa satu cangkir minuman yang Chaeyoung berani bertaruh isinya sama dengan miliknya. Latte.

Setelah Chaeyoung mengucapkan terima kasih pada pelayan yang mengantarkan pesanannya, ia memilih berkutat pada tugas-tugas kuliahnya. Lagu One Call Away milik Charlie Puth mengalun dengan lembut di seantero ruangan, membuat pikiran Chaeyoung rileks dengan sendirinya.

“Kamu anak Bisnis juga ya?” Sebuah suara menginterupsi kegiatan Chaeyoung, membuat gadis itu mendongakkan kepalanya ke arah asal suara.

Chaeyoung rasa hari ini Dewi Fortuna sedang berada di pihaknya, karena sosok yang mengganggu Chaeyoung adalah seorang lelaki bersorot mata tajam yang duduk di meja sebelah kiri tempat Chaeyoung. Lelaki yang tadi membawa secangkir latte. Lelaki yang diam-diam Chaeyoung lirik, lelaki yang menjadi satu dari sejuta alasan Chaeyoung datang ke kafe ini dan rela merogoh kantong guna memesan secangkir latte untuk menemani waktu sore-nya.

Lelaki yang belakangan Chaeyoung ketahui bernama Koo Junhoe. Mahasiswa Fakultas Bisnis, sama seperti dirinya.

(notes)

  • iya, aku tau ini nggak jelas. banget malah.
  • fiksi pertama di sini yeey, salam kenal ya semuanya!
  • june x rosé shipper, anyone? :p
  • i thank you all yang udah kelar baca, apalagi sampai suka.
Iklan
[Ficlet] Two Cups of Latte

2 pemikiran pada “[Ficlet] Two Cups of Latte

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s