[Ficlet] Just Trash

image

a fanfic by drixya

JUST TRASH

with Lisa, Rose and mentioned!Yunhyeong

Genre(s) : Romance & failedComedy || Rating : Teen || Length : Ficlet || I own nothing but storyline.


Ketika si cinta pertama mengirimimu sepucuk undangan


Kata orang cinta pertama itu indah. Yeah, kata orang. Dan dari pengalaman Lisa, ‘kata orang’ kerap kali meleset dari kebenaran. Termasuk persoalan mengenai ‘cinta pertama’ tadi. Ok, memang Lisa pun pernah berpendapat serupa dengan kebanyakan orang. Cinta pertama itu indah, cinta pertama itu tak terlupakan dan bla bla bla lainnya. Cih, indah? Awalnya begitu. Hanya awalnya, jika perlu Lisa tekankan lagi.

Namun seiring bergulirnya waktu, hal-hal indah itu luntur begitu saja. Terlupakan. Atau tepatnya, Lisa yang dilupakan. Sepersis pemanis buatan, manis di detik pertama lalu pahit setelahnya.

“Lisa, ada undangan untukmu.”

Si pemilik nama mendongak. Menerima uluran amplop dari sahabatnya. Rose, si gadis bersurai jingga, lantas menempatkan diri di sisi lain sofa setelah sang sahabat menerima amplopnya. Lisa meneliti isi amplop tadi dengan seksama. Perutnya seketika merasakan gejala tak nyaman begitu membaca tulisan yang tertera di sana.

“Dari Kak Yunhyeong, ya?” Tanya Rose, yang ternyata sedari tadi mencuri baca dari balik bahu Lisa.

“Hm” Sahut Lisa, tanpa minat.

“Ku dengar minggu depan dia akan menikah dengan Jooyeon. Aku kira hanya gosip, ternyata sungguhan. Kamu ingat Jooyeon, kan? Itu, lho, saingan berat kamu sewaktu SMA.”

Tadinya, Lisa sudah tidak mau peduli pada undangan pernikahan itu. Namun seusai sang sahabat justru memperjelas duduk permasalahannya, Lisa kesal bukan main. Tidak pada Rose. Tidak juga karena cemburu. Untuk apa Lisa cemburu? Dia sudah move on dari Yunhyeong, kok. Tapi entah mengapa Lisa merasa tak terima.

Kenapa, sih, mereka mengundangnya segala? Apa mereka mau menyombongkan diri karena akan menikah? Atau mau melihat Lisa datang dengan wajah sembab lantaran menangis semalaman? BIG NO! Lisa tidak akan membuang-buang tenaga hanya untuk menangisi pernikahan mereka, apalagi datang ke pesta itu. Lisa tidak sudi.

“Lihat saja nanti! Aku akan menikah dengan laki-laki yang jauh lebih tampan di gedung super mewah dengan gaun mahal rancangan designer papan atas. Kita lihat, siapa yang akan menangis semalaman!” Lisa mencak-cak sembari merobek kiriman dari si cinta pertama dengan biadab. Seolah undangan itu tak lebih dari sekedar sampah yang pantas dibinasakan.

Sudah Lisa bilang, bukan? Cinta pertama itu tidak indah. Cinta pertamanya tak jauh berbeda dengan undangan malang yang Lisa sobek. Hanya sampah.

Sementara Rose hanya mampu menatap ngeri sahabatnya seraya bergumam sendiri, “patah hati itu mengerikan, ya?”

Fin.


Warning! Diketik dengan emosi, wkwk  Jadi, maapkeun bila amburadul.

Iklan
[Ficlet] Just Trash

14 pemikiran pada “[Ficlet] Just Trash

  1. gy berkata:

    hallo distya! (abis ngubek2 staff room buat nyari tahu nama kamu siapa) (maap. ingatanku ga begitu bagus).

    waduh ini mah judulnya ditinggal kawin… sabar ya 😦
    btw cara menulismu bagus. udah enak dibacanya. aku cuma mau kasih koreksi ini aja sih :
    seksama >>> saksama
    mencak-cak >>> mencak-mencak

    udah. segitu aja. hehe~
    salam kenal dariku :*

    Disukai oleh 1 orang

    1. Halo ka G~ Tadi aku juga abis ngintipin blog kk dulu sebelum bales komen huehehe

      Kalo ‘ditinggal kawin’ nanti keliatan bgt jonesnya ka :’v
      huhu makasih koreksinya ka ^^ ga lagi deh nulis pas lagi emosi hohoho

      Salken jg ka G~ :*

      Suka

      1. gy berkata:

        sesama jones tak usah sungkan wakaka /lah
        btw aku boleh ngembangin cerita dari fenfik ini ga? bukan ngembangin jug asih, tapi kaya spin-off gt hehe 😀

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s